Berita

Wasekjen DPP Partai Demokrat yang juga Staf Pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Demawan/Net

Politik

Orang Dekat SBY: Kalau Wamendes Laki Tulen, Coba Jelaskan Maksud Menerbar Fitnah Pada Demokrat

MINGGU, 25 JULI 2021 | 07:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kecaman ramai disampaikan kader Partai Demokrat atas unggahan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi di akun Facebook-nya.

Poster yang diunggah Wamendes PDTT, berisi sebuah gambar ilustrasi jari tangan berjudul “Pakai tangan adik-adik mahasiswa lagi untuk kepentingan syahwat berkuasanya”. Poster ini turut mencantumkan tanda pagar “Bongkar Biang Rusuh”.

Adapun dalam ilustrasi gambar terlihat ada kartun manusia yang berbeda-beda di setiap jari tangan. Jari jempol tertera tulisan DE, dengan gambar sosok seorang manusia mengenakan pakaian jas lengkap dengan dasi, tapi di bagian kepala berbentuk kursi.


Di jari telunjuk terdapat tulisan MO, dengan gambar orang berbuntut yang sedang menggenggam uang di tangan kanannya.

Jari tengah bertulis huruf K dan mengenakan baju biru, sedangkan jari manis bertulis huruf RA berpakaian merah. Kedua orang dalam jari ini terlihat sedang bertengkar.

Terkahir di jari kelingking terdapat huruf T, dengan penggambaran orang berbaju compang camping dengan raut muka sedih dan tampak seperti sedang meminta bantuan dengan cawan yang diacungkan ke depan.

Unggahan ini pun membuat Partai Demokrat, yang nama partai mereka terpampang dalam huruf-huruf di kelima jari tersebut geram.

Seperti Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution yang meminta Menko Politik, Hukum, dan HAM, Mahfud MD untuk menanggapi apa yang dilakukan Wamendes. Di mana sebelumnya Mahfud menyindir ada kelompok yang tidak murni yang ingin memanfaatkan situasi Covid-19.

“Ini ada yang memanfaatkan situasi covid. Nama: Budi Arie Setiadi. Jabatan: Wakil Menteri Desa. Ikut menyebar HOAX memperkeruh keadaan. Keluarga TNI/Polri dan mahasiswa ikut terdampak covid. Wamen kok sempat2nya menyebar HOAX? Dibayar siapa?” tutur Syahrial, Sabtu (24/7).

Sementara itu, Wasekjen DPP Partai Demokrat yang juga Staf Pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan menantang Wamendes Arie Budi untuk menjelaskan maksud di balik apa yang disampaikan tersebut.

“Kalau Wamendes⁦⁩ memang laki tulen, coba yang bersangkutan jelaskan apa maksud dan motifnya menebar fitnah terhadap Partai Demokrat,” tuturnya, Minggu (25/7).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya