Berita

Institut Virologi Wuhan/Net

Dunia

Ketika Dunia Khawatir Virus Corona Bocor Dari Institut Virologi Wuhan, China Malah Bangun Tiga Laboratorium P4 Baru

MINGGU, 25 JULI 2021 | 06:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dilaporkan tengah membangun tiga laboratorium baru dengan biosafety level 4 (BSL-4 atau P4), mirip seperti laboratorium yang tengah dicurigai dunia menjadi sumber virus corona di Wuhan.

BSL-4 adalah tingkat tertinggi dari keamanan biosafety karena menyelidiki patogen yang menyebabkan penyakit parah hingga fatal pada manusia, serta belum ditemukannya vaksin atau perawatan terhadap penyakit tersebut.

Pembangunan laboratorium baru oleh China diungkap dalam sebuah buku berjudul “The Politically Incorrect Guide to Pandemics” karya Steven Mosher yang diterbitkan pada Maret.


Mosher menyebut China terus memajukan rencananya memperluas kapasitas teknologi untuk penelitian biosecurity.

Pejabat China berdalih pembangunan laboratorium baru ditujukan untuk memerangi penyakit mematikan di masa depan. Namun Mosher sendiri menyoroti kekhawatiran bahwa laboratorium tersebut merupakan perluasan program senjata biologis China.

Selain itu, ia juga menjadi salah seorang yang meyakini bahwa virus corona atau SARS-CoV-2 adalah hasil kebocoran dari Institut Virologi Wuhan, yang memiliki satu-satunya laboratorium mikrobiologi level 4 yang dapat menyelidiki virus mamatikan seperti corona.

"(Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China) Xiang Libin mengatakan bahwa kementerian telah memeriksa dan menyetujui pembangunan tiga laboratorium biosafety level 4 atau lab P4 yang dimodelkan pada Institut Virologi Wuhan, dan 88 laboratorium biosafety level 3 atau P3," tulis Mosher.

Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan China Bai Chunli mengatakan pembangunan laboratorium tersebut tidak termasuk dua laboratorium P4 dan 81 laboratorium P3 yang saat ini sedang melakukan konstruksi.

"Laboratorium baru ini akan menggandakan kemampuan Beijing untuk meneliti patogen berbahaya," ujar Mosher.

Ia juga mengungkap bahwa Tentara Pembebasan Rakyat memiliki sejumlah laboratorium P3 yang masih beroperasi. Laboratorium itu aktif berkolaborasi dengan laboratorium sipil untuk proyek penelitian, termasuk produksi senjata biologis.

"Dengan prinsip sipil-militer, perbedaan antara kedua jenis laboratorium itu kabur dalam praktiknya. Semua tujuan praktis," tambahnya.

Menurut New York Post, dalam buku terbarunya nanti Mosher akan membahas mengenai UU biosekuriti yang baru diberlakukan di China pada tahun lalu. Dengan UU tersebut, Beijing memiliki landasan hukum untuk membangun lebih banyak laboratorium mikrobiologi.

Di dalam buku tersebut, Mosher juga mencatat pernyataan peneliti China di laboratorium P3 Hong Kong yang telah membelot, Dr Yan Limeng. Yan mengungkap, hanya perlu enam bulan bagi laboratoriumnya untuk memproduksi virus corona yang menyebabkan Covid-19.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya