Berita

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito bersama sejumlah pejabat yang hadir saat meninjau Pusat Isolasi Terpadu Wisma Atlet Jarlak Harupat, Sabtu, 24 Juli/Repro

Kesehatan

Ganip Warsito Tinjau Kesiapan Wisma Covid-19 Jalak Harupat, Berapa Daya Tampungnya?

SABTU, 24 JULI 2021 | 22:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pusat Isolasi Terpadu untuk pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jarak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditinjau langsung oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito, Sabtu (24/7) sore.

Dalam tinjauannya, Ganip memastikan fasilitas-fasilitas tenaga medis dan non-medis, juga kondisi ruangan sudah siap untuk mulai menerima warga yang dinyatakan positif.

"Pusat Isolasi Terpadu ini nantinya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), agar proses isolasi lebih terpantau," ujar Ganip dalam keterangan tertulils kepada wartawan, Sabtu (24/7).


Ganip memaparkan, pusat isolasi terpadu Wisma Atlet Jalak Harupat memiliki 44 kamar yang diperuntukkan bagi 80 pasien. 12 kamar berada di lantai 1, dan masing-masing 16 kamar di lantai 2 dan 3. Satu kamar terdiri dari dua ruang tidur, ruang tamu, dan dapur.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, memastikan pengoperasian pusat isolasi terpadu di Jawa Barat tersebut hanya tinggal menunggu kesiapan dari para personil.

"Setelah ini kami akan menginventaris dari sisi SDM untuk kita lihat ketersedian dan kesiapannya. Kalau sudah rampung, insyaallah bisa langsung beroperasi secepatnya," ungkapnya.

Dadang menambahkan, saat ini kebutuhan tenaga kesehatan untuk isolasi terpadu di Wisma Atlet Jalak Harupat adalah delapan dokter, 16 perawat, dua sanitarian, dua nutrisianis, dan dua Ahli Teknologi Laboratrium Medis (ATLM).

Turut hadir dalam tinjauan tersebut Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjono, Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya