Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (tengah) saat tinjau vaksinasi di Jakarta Pusat/Ist

Pertahanan

Sebelum 17 Agustus, TNI Targetkan Vaksinasi Di Jakarta Terlaksana 70 Persen

KAMIS, 22 JULI 2021 | 18:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah terus meningkatnya kasus virus corona baru yang sudah tembus 3 juta, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan jemput bola untuk mengejar target 70 persen Vaksinasi di wilayah Jakarta sebelum tanggal 17 Agustus 2021.

Target itu disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi.

Selain vaksinasi, kegiatan TNI adalah membagikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa sembako kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM level IV di wilayah Jakarta, Kamis (22/7).


Panglima TNI datang tampak didampingi Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito.

Mantan Irjen Kemhan itu menjelaskan, strategi yang dilaksanakan TNI dan Polri adalah melihat wilayah mana yang prosentase vaksinnya masih rendah untuk dikunjungi.

TNI memprioritaskan titik pinggiran Jakarta. Bagi warga yang sibuk atau sedang jelani Isolasi mandiri akan didatangi oleh tim.

"Dimana sebagian warganya yang sibuk dengan kegiatan atau yang sedang melaksanakan Isolasi Mandiri untuk kita datangi,” ucapnya.

Hadi Tjahjanto berharap, dengan strategi jemput bola dalam melaksanakan vaksinasi ini bisa mendapatkan target sesuai dengan yang direncanakan.

Panglima TNI beserta rombongan juga melakukan peninjauan ke wilayah Koramil 04/Gbr dan Polsek Metro Gambir, dilanjutkan menyaksikan dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat yang sedang melaksanakan vaksin dibantu oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) dari TNI dan Polri.

Sebanyak 1.500 paket bantuan sosial dibagikan kepada warga masyarakat dan 3.600 orang perhari berhasil divaksin di tiga lokasi seperti Kecamatan Sawah Besar, Gambir dan Tanah Abang.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya