Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Periode Kedua Jokowi, Panjang Usia Tapi Berkurang Nikmat

KAMIS, 22 JULI 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ujian berat dihadapi Presiden Joko Widodo saat menjalani periode keduanya memimpin Indonesia. Belum genap setahun melakoni periode keduanya, pandemi Covid-19 melanda tanah air. Hingga kini, pandemi ini belum ada tanda-tanda akan berakhir.

"Di periode kedua Jokowi ini diuji dengan pandemi Covid-19. Tapi melihat kegagapan menghadapi pandemi selama setahun lebih, telah berdampak serius pada kehidupan rakyat. Ya kesehatannya, ya dapurnya, ya sosialnya," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/7).

Dalam pandangan Gde Siriana, periode ke-2 Jokowi ini ibarat orang diberi umur panjang tapi berkurang kenikmatannya.


"Maksudnya, orang bertambah usia tapi kulit keriput, mata rabun, gigi ompong, pendengaran juga berkurang. Juga perubahan gaya hidup, banyak larangan-larangan makanan dan aktivitas," sambungnya.

Jadi, kata Gde Siriana, Presiden Jokowi diberi 2 periode dengan menghadapi pandemi Covid-19 seperti orang jompo yang tidak lagi bisa merespons.

"Meski rakyat sudah teriak, tetap tidak kedengaran. Tidak jelas lagi melihat fakta di lapangan. Omongannya juga enggak jelas. Gerakannya juga lambat," tuturnya.

"Jadi boro-boro rakyat merasakan enaknya. Yang ada hanya pepesan kosong, wanginya ke mana-mana tapi enggak ada ikannya," demikian Gde Siriana Yusuf.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya