Berita

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun/Net

Politik

Kebijakan Apapun Akan Keliru Jika Ekonomi Masih Dianggap Lebih Utama Dari Nyawa

KAMIS, 22 JULI 2021 | 10:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kebijakan dalam bentuk nama apapun yang dilakukan rezim Joko Widodo akan keliru jika kebijakan itu gagal memberi jawaban atas substansi permasalahan yang dihadapi rakyat.

Begitu yang disampaikan analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menanggapi kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang kini berbasis level.

"PSBB, PPKM, PPKM Mikro, PPKM Darurat dan kini PPKM level 4 adalah wajah kebijakan rezim yang keliru sejak awal," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/7).


Ubedilah menegaskan bahwa kebijakan yang diambil akan selalu keliru lantaran basis paradigma kebijakan sejak awal lebih mengutamakan ekonomi daripada nyawa rakyat.

"Buktinya semua kebijakan itu masih membolehkan masyarakat melakukan mobilitas, bandara tidak ditutup, dan negara tidak mau menanggung semua kebutuhan rakyatnya," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya