Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Gaji Nakes Di Inggris Naik 3 Persen Karena Dianggap Pahlawan, Di Sini Insentif Belum Dibayar

KAMIS, 22 JULI 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tenaga kesehatan (Nakes) merupakan garda depan dalam penanganan sebaran Covid-19 di setiap negara. Bahkan di Inggris, nakes dianggap layaknya seorang pahlawan.

“Di Inggris, nakes dianggap sebagai pahlawan sepanjang pandemi yang merawat dan menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon lewat akun Twitter pribadinya, Kamis (22/7).

Bahkan, pemerintah setempat memberi tambahan gaji bagi mereka karena memiliki kontribusi yang besar dalam menyelamatkan negara.


Pemerintah Inggris akhirnya menambah gaji mereka hingga 3 persen di tahun ini.

Perlakuan ini tentu berbeda dengan di Indonesia. Di mana peran nakes tampak diabaikan dalam menangani pandemi. Setidaknya, hal itu tercermin dari masih banyaknya insentif nakes yang belum dicairkan.

“Sementara di sini, masih banyak insentif nakes belum dibayar. Ada apa?” tutur Fadli Zon.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya