Berita

Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan soal risiko penularan virus corona dalam ajang Olimpiade Tokyo/AP

Dunia

WHO: Risiko Penularan Virus Corona Tidak Terhindarkan Di Olimpiade Tokyo

RABU, 21 JULI 2021 | 15:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penularan virus corona di pesta olahraga dunia, Olimpiade Tokyo musim panas ini tidak bisa dihindarkan. Begitu kata Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pidatonya di pertemuan Komite Olimpiade Internasional pekan ini.

Dia menjelaskan, Olimpiade Tokyo tidak boleh dinilai berdasarkan jumlah kasus Covid-19 yang muncul. Pasalnya, menghilangkan risiko penularan virus corona di ajang tersebut tidak lah mungkin.

Dia menekankan, yang paling penting dalam hal ini adalah mengenai bagaimana infeksi virus corona ditangani.


“Tanda keberhasilannya adalah memastikan bahwa setiap kasus diidentifikasi, diisolasi, dilacak dan dirawat secepat mungkin dan penularan selanjutnya terputus,” jelasnya, sebagaimana dimuat Associated Press.

Diketahui bahwa jumlah kasus Covid-19 terkait Olimpiade di Jepang pada bulan ini mencapai 79 kasus pada hari Rabu (21/7). Di antara mereka terdapat juga atlet yang seharusnya berlaga di Olimpiade, namun dinyatakan positif terpapar virus corona.

“Tanda keberhasilan dalam dua minggu mendatang bukanlah kasus nol,” kata Tedros.

Di sisi lain, sejumlah pakar kesehatan di Jepang telah memperingatkan bahwa Olimpiade dapat menjadi tempat bagi "super spreader". 


“Tidak ada risiko nol dalam hidup,” tegas Tedros.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya