Berita

Yayasan Buddha Tzu Chi menandatangani kesepakatan untuk membeli 5 juta dosis vaksin Covid-19 BioNTech SE melalui agen penjualan perusahaan Jerman di China untuk diberikan sebagai donasi/Reuters

Dunia

Yayasan Buddha Tzu Chi Borong Lima Juta Vaksin Covid-19 Untuk Disumbangkan Ke Pemerintah Taiwan

RABU, 21 JULI 2021 | 13:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kondisi krisis seperti yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19 saat ini merupakan momen tepat untuk mengasah kepedulian dan empati antar sesama.

Setidaknya hal itulah yang dibuktikan oleh sebuah kelompok Buddhis utama di Taiwan, yakni Yayasan Buddha Tzu Chi. Mereka menandatangani kesepakatan untuk membeli 5 juta dosis vaksin Covid-19 BioNTech SE melalui agen penjualan perusahaan Jerman di China untuk diberikan sebagai donasi.

Dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya, pihak yayasan mengatakan pada Rabu (21/7) bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan dengan anak perusahaan Hong Kong dari Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co Ltd yang memiliki hak untuk menjual suntikan vaksin di China, Hong Kong, Makau dan Taiwan.


“Setelah berhasil menandatangani kontrak pengadaan vaksin, semua vaksin yang dibeli akan disumbangkan kepada otoritas yang berwenang untuk digunakan oleh masyarakat,” begitu keterangan yang dirilis oleh pihak yayasan, tanpa menjelaskan lebih jauh soal kapan vaksin pesanan mereka akan tiba.

Diketahui bahwa BioNTech mengembangkan vaksin Covid-19 dengan nama Pfizer. Namun, Pfizer tidak dapat langsung menjualnya ke Taiwan karena BioNTech menandatangani hak tersebut kepada Fosun. Sehingga pembelian vaksin tersebut harus dilakukan melalui tangan ketiga.

Pengumuman ini dirilis setelah sebulan sebelumnya, pihak yayasan mengatakan bahwa mereka sedang mengajukan penawaran untuk mendapatkan vaksin tersebut. Pemerintah Taiwan pun memberikan lampu hijau pada mereka untuk bernegosiasi atas namanya untuk kesepakatan vaksin tersebut.

Nantinya, vaksin yang dibeli oleh Yayasan Buddha Tzu Chi akan disumbangkan kepada pemerintah untuk didistribusikan.

Pembelian terbaru ini dilakukan menyusul pembelian 10 juta dosis vaksin Covid-19 gabungan oleh dua perusahaan teknologi Taiwan, yakni TSMC dan Foxconn ditambah badan amal pendiri Foxconn Terry Gou pada awal Juli lalu.

Dengan demikian, ada tambahan lima juta dosis vaksin sumbangan dari Yayasan Buddha Tzu Chi yang membuat keseluruhan total vaksin yang akan disumbangkan kepada pemerintah adalah 15 juta dosis. Sumbangan itu nantinya akan didistribusikan oleh pemerintah Taiwan demi menggenjot vaksinasi di Taiwan.

Kepedulian perusahaan dan kelompok masyarakat tersebut disambut dengan pintu terbuka oleh pemerintah Taiwan. Jurubicara kabinet Taiwan Lo Ping-cheng, seperti dikabarkan Reuters, menyampaikan terima kasih terbaru dari pemerintah kepada Yayasan Tzu Chi serta semua pihak yang sudah memberikan sumbangan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya