Berita

Ekonom senior, Faisal Basri/Net

Politik

Saran Faisal Basri, Jokowi Kumpulkan Orang Kompeten Yang Jauh Dari Kepentingan Bisnis

SELASA, 20 JULI 2021 | 10:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo masih punya waktu cukup untuk segera membenahi penanganan Covid-19 yang amburadul. Ekonom senior, Faisal Basri yakin seberat apapun tantangan yang dihadapi, pasti ada solusi yang jitu untuk selesaikan masalah.

“Ayo Pak Presiden, belum terlambat untuk berbenah total,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (20/7).

Dalam penanganan Covid-19, Faisal Basri menekankan agar Presiden Joko Widodo segera mengumpulkan orang-orang yang kompeten untuk membantu pemerintah.


Mereka yang dikumpulkan harus terhindar dari konflik kepentingan, khususnya kepentingan bisnis.

Terpenting lagi, pemerintah harus mulai membenahi data sebaran Covid-19 secara transparan.

“Kumpulkan orang-orang yang kompeten dan tidak punya konflik kepentingan, terutama kepentingan bisnis. Dalam menangani Covid-19, benahi dulu datanya,” tegas Faisal Basri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya