Berita

Ketua DPP PKS Tsamara Amany/Net

Politik

Tsamara Amany: Kematian Akibat Corona Jangan Direduksi Sebagai Statistik

SELASA, 20 JULI 2021 | 08:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Angka kematian akibat Covid-19 tidak boleh direduksi sebatas statistik. Sebab setiap angka yang tercermin adalah nyawa.

Begitu tegas Ketua DPP PKS Tsamara Amany menanggapi ramainya perdebatan publik mengenai jumlah angka korban Covid-19.

Di mana publik sempat dihebohkan dengan unggahan pegiat media sosial, Ade Armando yang membandingkan jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia dengan negara lain.


“Penduduk Inggris 68 juta, meninggal karena Covid-19 128 ribu. Penduduk RI 270 juta, meninggal karena Covid-19 73 ribu,” begitu bunyi unggahan Ade Armando dalam sebuah poster.

Menurut Tsamara, statistik tidak akan pernah menunjukkan penderitaan yang mereka alami akibat kehilangan orang tersayang.

“Setiap angka adalah nyawa. Nyawa seorang kakak, adik, Ibu, bapak, nenek, kakek…,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (20/7).

Tsamara mengingatkan bahwa jumlah korban memang tetap perlu dihitung. Namun demikian, jumlah korban tersebut tidak boleh direduksi berdasarkan statistik angka kematian kecil.

“Itu yang nggak boleh. Sekecil apapun, bahkan jika hanya 1 orang, itu tetap manusia dan nyawa,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya