Berita

Bupati Jember Hendy Siswanto saat memberikan keterangan pers di lapangan Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Sumbersari/RMOLJatim

Nusantara

Selama Pandemi Masih Melanda, Bupati Jember Enggan Terima Gaji

SENIN, 19 JULI 2021 | 06:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Langkah Bupati Jember, Hendy Siswanto, patut ditiru oleh para pejabat di negeri ini. Selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, Hendy ikhlas tidak terima gaji. Seluruh gajinya akan dibagikan kepada warga Jember yang membutuhkan.

Pernyataan ini dilontarkan Bupati Hendy menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau dapur umum PPKM Darurat Covid-19, di lapangan Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Sumbersari, Minggu (18/7).

"Bapak bertanya saya menjawab, sebenarnya saya enggak mau umumkan. Saya memang ingin ikhlas," kata Bupati Hendy, dikutip Kantor Berita RMOLJatim (18/7).


Komitmen sang bupati ini ditunjukkan selama empat bulan sejak dia dilantik Maret lalu. Seluruh gaji senilai Rp 20 juta belum digunakan, dan rencananya disumbangkan untuk warga ekonomi lemah yang terdampak pandemi Covid-19.

Bahkan, Hendy juga mempertimbangkan untuk tidak mengambil seluruh gajinya selama menjabat sebagai Bupati Jember.

Mantan pejabat Kemenhub RI yang kemudian beralih menjadi pengusaha itu berencana untuk menyumbangkan seluruh gajinya untuk masyarakat Jember yang hidupnya masih berada di bawah garis kemiskinan.

"Kalau ditanya kenapa, ini sebagai bagian dari Fastabiqul Khairot (berlomba menuju kabaikan). Mari semua bersama-sama mencari kebaikan. Kawan-kawan kalau ada rezeki, teman-teman yang diberi rezeki yang lebih oleh Allah supaya membantu kawan-kawan lainnya," ajak Hendy.

Dia juga menjelaskan, gajinya selama 4 bulan pertama itu akan diwujudkan menjadi sejumlah bahan kebutuhan pokok dan makanan siap saji untuk warga yang tinggal di sekitaran Pendopo Wahyawibawagraha dan kampung masa kecilnya. Yakni Kampung Ledok yang masuk Wilayah Kecamatan Kaliwates, Jember.

Langkah ini ditempuh Bupati Hendy untuk menggugah solidaritas masyarakat.

Seiring dengan rencana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Hendy berharap seluruh elemen masyarakat bisa saling bergotong royong membantu sesama.

"Monggo kita sama-sama membantu teman-teman yang lain," tutup Bupati Hendy.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya