Berita

Sejumlah aktivis pemuda melakukan aksi unjuk rasa di jalanan pada bulan lalu/Reuters

Dunia

Tutup Mata Soal Pembatasan Covid-19, Aktivis Thailand Siap Kembali Ke Jalan

MINGGU, 18 JULI 2021 | 14:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aktivis pemuda di Thailand berjanji akan tetap menggelar aksi protes di jalanan untuk mendesak Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha untuk mundur, meski ada aturan pembatasan nasional di tengah pandemi Covid-19.

Diketahui bahwa gelombang protes yang dimotori oleh aktivis pemuda mulai digelar pada tahun lalu untuk mendesak agar Prayut mundur dari jabatannya.

Namun, aksi protes mereka terhenti setelah pihak berwenang mulai menindak demonstrasi dan menahan para pemimpin protes, serta munculnya gelombang baru infeksi Covid-19.


Kini, sebagian besar pemimpin protes yang ditahan telah dibebaskan dengan jaminan. Namun tidak sedikit dari mereka yang tetap ingin kembali ke jalan untuk menyuarakan hal yang sama.

"Kami harus mengusir Prayut bahkan jika jaminan saya dicabut," kata seorang pemimpin protes, Arnon Nampa jelang aksi unjuk rasa yang digelar akhir pekan ini (Minggu, 18/7).

Protes terbaru ini juga akan menandai peringatan satu tahun protes jalanan skala besar pertama yang dipimpin oleh kelompok-kelompok pemuda yang menuntut pengunduran diri Prayut.

Aksi protes terbaru ini mengundang sorotan publik terutama karena digelar saat pemerintah Thailand telah memberlakukan larangan nasional baru pada pertemuan publik lebih dari lima orang demi mengendalikan penularan virus corona.

Mereka yang melanggar bisa dijerat dengan hukuman maksimum dua tahun penjara atau denda hingga 40 ribu bath atau keduanya.

Demi mencegah perkumpulan besar, polisi mendesak orang-orang untuk tidak bergabung dengan protes dan memperingatkan bahwa mereka yang melanggar hukum dan menyebabkan kerusuhan akan menghadapi tuntutan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya