Berita

M. Said Didu, Ole Gunnar Solskjaer, dan Mahfud MD/RMOL

Politik

M. Said Didu: "Sok Jae" Harus Berhenti Bohong

SABTU, 17 JULI 2021 | 09:17 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Salah satu kelemahan kesebelasan papan atas Inggris, Manchester United, justru terletak pada sosok manajer dan pelatih utama, Ole Gunnar Solskjaer, dari Norwegia.

Solskjaer (dibaca: “Sok Jae”) yang mendandani sang Setan Merah sejak 2018 itu kini dianggap kerap berbohong. Selain, sering asal-asalan memasang pemain di line up.

Penilaian ini disampaikan mantan Sektretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu, dalam sebuah pesan di akun Twitter yang ditujukan kepada Menko Polhukam Prof. Mahfud MD, beberapa jam lalu. Mahfud MD memang dikenal sebagai penggemar MU yang didirikan di tahun 1878 itu.


Said Didu yang dikenal sebagai pendukung kesebelasan Inggris lainnya, Manchester City, memang kerap bertukar pesan dengan kawan-kawannya sesama penggila Liga Inggris di akun Twitter.

“Prof @mohmahfudmd harap beritahu Sok Jae bahwa kelemahan MU saat ini karena Sok Jae tidak perankan pemain sesuai aturan dan keahlian, hanya berdasarkan kedekatan,” tulisnya.

Dia menambahkan, pendukung MU belakangan juga kecewa karena pemain utama yang ditunjuk Sok Jae suka marah-marah dan merasa paling hebat.

Agar MU bisa mendapatkan lagi dukungan dari pendukung, menurut Said Didu yang harus dilakukan adalah Sok Jae harus jujur.

“Kunci solusinya adalah Sok Jae harus berhenti bohong,” demikian Said Didu.

Sejauh ini belum ada respon dari Mahfud MD atas kicauan sahabatnya itu.

Ini bukan kali pertama Said Didu memberikan penilaian mengenai MU.

Setelah MU kalah dalam pertandingan melawan Villarreal untuk merebut Piala Liga Eropa, akhir bulan Mei lalu, Said Didu juga menyoroti peran Sok Jae yang menurutnya banyak berbohong, selain memelihara fans bayaran atau buzzeRp untuk menutupi kegagalan plus mem-bully pengkritik.

Sok Jae juga disebutnya menggunakan wasit dan penjaga garis untuk menghajar lawan, berjanji palsu atau prank, serta otoriter.

Penilaiannya ini juga disampaikan lewat akun Twitter dengan me-mention Mahfud MD.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya