Berita

Seorang atlet angkat besi Uganda hilang saat berada di kamp pelatihan Olimpiade di Jepang jelang akhir pekan ini/Net

Dunia

Batal Berlaga Di Olimpiade, Atlet Angkat Besi Uganda Ini Menghilang Di Jepang

SABTU, 17 JULI 2021 | 01:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang atlet angkat besi Uganda hilang saat berada di kamp pelatihan Olimpiade di Jepang jelang akhir pekan ini. Dia adalah Julius Ssekitoleko yang berusia 20 tahun.

Ssekitoleko menghilang tidak lama setelah dia mengetahui bahwa dirinya tidak akan mampu berlaga di Olimpiade.

Menurut pernyataan pemerintah Izumisano, otoritas setempat kini sedang mencari keberadaan Ssekitoleko setelah dia tidak hadir untuk melakukan tes virus corona dan tidak berada di kamar hotelnya.


"Salah satu anggota delegasi Uganda, yang diterima kota itu sebagai kota tuan rumah, telah hilang dan tidak dapat dihubungi," begitu bunyi pernyataan tersebut.

"Kota melakukan segala upaya untuk mencari individu tersebut. Kami telah melaporkan masalah ini ke polisi," sambung pernyataan yang sama.

Dijelaskan pula bahwa Ssekitoleko terakhir terlihat tidak lama lama setelah tengah malam di dalam hotel oleh sesama atlet.

Sementara itu, pejabat olahraga Uganda mengatakan atlet tersebut baru-baru ini mengetahui bahwa dia tidak akan dapat bersaing di Olimpiade karena sistem kuota, padahal dia sudah tiba di Jepang.

Presiden Federasi Angkat Besi Uganda Salim Musoke Ssenkungu, mengatakan kepada AFP (Jumat, 16/7) bahwa Ssekitoleko telah berlatih sangat keras untuk kompetisi angkat besi Olimpiade pertamanya ini. Namun setelah tiba di Jepang pekan ini, dia baru diberitahu bahwa dia tidak akan diizinkan untuk berlaga dan harus kembali ke rumah.

"Jika seseorang ada di Jepang dan berasumsi dia akan berkompetisi tetapi kemudian mendapat kabar buruk, tentu dia akan marah," kata Ssenkungu.

Meski masih muda, Ssekitoleko telah menorehkan banyak prestasi di bidangnya. Baru-baru ini dia memenangkan perunggu di Kejuaraan Angkat Besi Afrika dan dianggap berpengalama.

"Dia bukan dari keluarga kaya sehingga butuh banyak minat dan energi darinya untuk menjadi sukses," kata Ssenkungu.

Sementara itu, presiden Komite Olimpiade Uganda Donald Rukare mengatakan bahwa para pejabat baru saja diberitahu tentang hilangnya sang atlet.

"Kami juga berusaha mencari tahu (apa yang terjadi). Kami sedang berhubungan dengan tim di Osaka," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya