Berita

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau gudang obat di Bandung/Ist

Kesehatan

Panglima TNI Ke Bawahan: Pastikan Obat Sampai Ke Warga Dan Harus Dicatat

JUMAT, 16 JULI 2021 | 23:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pendistribusian obat-obatan bantuan dari pemerintah untuk pasien Covid-19 isolasi mandiri harus dipastikan sampai ke tangan warga.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat melakukan pengecekan gudang obat dan vitamin vitamin untuk warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di Kodim 0618 Bandung, Jumat (16/7).

Saat berdialog dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bertugas di gudang obat, Panglima TNI meminta kepala gudang harus benar-benar mengetahui dan mencatat jumlah keluar masuk obat-obatan untuk warga.


“Obat yang keluar harus berdasarkan permintaan dari Koramil, paket satu, dua, dan tiga berapa yang keluar harus tercatat, kemudian obatnya disimpan di mana,” tegas Panglima TNI yang didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat ini, di gudang tersebut sudah terkumpul sebanyak 620 paket obat dari total rencana dukungan sebanyak 3.430 paket. Komposisi paket tersebut terdiri dar lima jenis obat, dan diperuntukkan bagi warga dengan hasil PCR positif dengan keluhan panas dan batuk.

Pembagian obat-obatan dan vitamin gratis untuk warga yang menjalani isoman karena terpapar Covid-19 juga sudah diatensi Presiden Joko Widodo. Panglima berharap, jajarannya di lapangan harus benar-benar memastikan obat-obatan sampai kepada masyarakat.

"Kami ingin meyakinkan apakah sudah sampai ke tangan masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri ini sesuai dengan paket-paket obat yang diberikan,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya