Berita

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

Politik

Cuitan Nonton "Ikatan Cinta" Di Twitter, Mahfud MD Sentil Jokowi Ingin Dilibatkan Tangani Covid-19

JUMAT, 16 JULI 2021 | 17:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Cerita Menkopolhukam Mahfud MD yang asyik nonton sinetron Ikatan Cinta dinilai disengaja untuk memancing reaksi publik.

Direktur Eksekutif Democracy and Electoral and Empowerment Partnership (DEEP), Neni Nur Hayati mengamati, selama kebijakan Pemberlakuan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat diterapkan Mahfud MD nampak tidak dilibatkan.

Neni tidak yakin sosok seperti Mahfud MD tidak mempertimbangkan risiko akan jadi perbincangan publik atas apa yang ia cuitkan.


Terlebih, saat ini kasus virus corona baru (Covid-19) terus mengalami peningkatan signifikan.

Atas dasar itulah, Neni menilai cuitan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu nampak kuat ada unsur kesengajaan.

"Apalagi kan twitter sebagai media propaganda saat efektif untuk membentuk opini publik (public opinion). Jadi memang secara sengaja ini dirancang untuk membuat reaksi emosi publik" demikian analisa Neni saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat petang (16/7).

Lebih lanjut, Neni melihat, Mahfud MD menyampaikan cuitan terbuka di tengah PPKM darurat untuk menyentil Presiden Jokowi.

Di Mata Mahfud MD, Neni ingin dilibatkan dalam penanganan pandemi Covid-19. Apalagi, jabatan Menkopolhukam pasti banyak kewenangan yang bisa diperankan dalam membenahi penanganan Covid-19.

"Tujuannya untuk menyentil presiden dengan maksud ingin dilibatkan dalam penanganan pandemi secara signifikan," tandas Neni.

Meski demikian, Neni menyayangkan tindakan Mahfud MD. Katanya, seharusnya Mahfud MD memilih strategi komunikasi publik yang tidak menimbulkan resisten publik.

"Nggak mungkin seorang Pak Mahfud dengan ilmunya daya analisis yang tajam secara tidak sengaja posting begitu atau cuman buat seru seruan," sesalnya.

"Mestinya Prof Mahfud bisa membuat strategi komunikasi publik lain," demikian saran Neni ke pembantu Presiden Joko Widodo itu.

Presiden Joko Widodo menunjuk Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Koordinator penerapam PPKM darurat di Jawa Bali.

Sedangkan di Wilayah selain Jawa dna Bali Jokowi menunjuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menjadi koordinator PPKM.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya