Berita

Menko Polhukam RI, Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud Sebaiknya Balik Kanan, Dia Lebih Dibutuhkan Di Luar Istana Untuk Luruskan Kiblat Bangsa

JUMAT, 16 JULI 2021 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritikan terhadap Menko Polhukam, Mahfud MD terus berdatangan terkait masih sempatnya sang menko menonton sinetron "Ikatan Cinta" di saat pemerintah dan masyarakat sedang berjibaku melawan pandemi Covid-19 dan dampaknya.

Ketua Departemen Dalam Negeri DPP Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), Surya Makmur Nasution mengatakan, jika Mahfud tidak "dipakai" lagi oleh Presiden Joko Widodo, sebaiknya memilih mundur.

"Bila Prof. Mahfud sudah tak difungsikan lagi oleh Istana, sebaiknya balik kanan saja, tinggalkan Istana dengan segala kemewahannya," ujar Surya Makmur, Ketua Kahmi Kepri itu, Jumat (16/7).


Surya Makmur menyebutkan, bisa saja Mahfud lebih berkonribusi dari luar kekuasaan.

"Sepertinya Prof. Mahfud lebih dibutuhkan di luar Istana untuk meluruskan kembali arah kiblat bangsa," ucapnya lewat akun Twitter.

Cuitan tentang sinetron "Ikatan Cinta" itu diunggah Mahfud, Kamis (15/7). Mahfud menilai sinetron tersebut asyik ditonton, tapi alur ceritanya berputar-putar, dan pemahaman hukum penulis cerita kurang pas.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter. Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," twit Mahfud.

"Pembunuh Roy adalah Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sebagai pembunuhnya dan minta dihukum demi melindungi Elsa. Lah, dalam hukum pidana tak sembarang orang mengaku lalu ditahan. Kalau begitu nanti banyak orang berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) orang untuk mengaku sehingga pelaku yang sebenarnya bebas," sambung dia melanjutkan.

Tidak sedikit yang mengkritik Mahfud. Anggota DPR Gerindra Fadli Zon menyarankan agar Presiden Jokowi mengambil alih kepemimpinan penanganan darurat Covid-19, agar semua menteri ada tanggung jawab masing-masing.

Analis sosial dan politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun mengatakan, Mahfud kehilangan sensitifitas pada keadaan rakyat jelata.

"Maaf, postingan Mahfud MD di Twitter itu menunjukan bahwa di lapisan elit kekuasaan sedang terjadi semacam pengabaian pada derita rakyat. Kehilangan sensitifitasnya pada keadaan rakyat jelata," ujar Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/7).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya