Berita

Presiden Joko Widodo saat meninjau produsen gas PT. Aneka Gas Industri (Samator), di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (16/7)/Net

Politik

Tinjau Perusahaan Produsen Gas, Jokowi Pastikan Pemerintah Kerja Keras Penuhi Kebutuhan Oksigen

JUMAT, 16 JULI 2021 | 13:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Upaya pemenuhan kebutuhan oksigen medis nasional yang meningkat akibat lonjakan kassu Covid-19 tanah air terus digenjot pemerintah.

Kepastian itu disampaikan langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau produsen gas PT. Aneka Gas Industri (Samator), di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (16/7). Jokowi tampak didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Jokowi menjelaskan bahwa kenaikan kasus Covid-19 yang masih terus terjadi telah menyebabkan lonjakan kebutuhan oksigen nasional untuk pengobatan Covid-19, baik itu yang berada di rumah sakit maupun yang berada di tempat-tempat isolasi.


“Oleh karena itu, pemerintah terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen secara nasional,” ujar Presiden Jokowi seperti diberitakan laman Sekretariat Kabinet.

Jokowi menekankan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan industri-industri di dalam negeri untuk menjamin suplai oksigen medis bagi masyarakat. Diharapkan kebutuhan oksigen secara nasional bisa terpenuhi.

Kepada Samator, Jokowi turut memberi apresiasi karena telah memasok oksigen medis secara maksimal.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PT. Aneka Gas Industri, PT. Samator yang telah bekerja maksimal memenuhi kebutuhan oksigen medis dengan terus menambah kapasitas produksinya, sehingga sangat membantu suplai oksigen nasional,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya