Berita

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Andi Khomeini Takdir/Net

Kesehatan

dr Koko Siap Bantu Jokowi Secara Gratis, Don Adam: Bismillah, Stafsus...

JUMAT, 16 JULI 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo disarankan untuk turun tangan langsung menangani pandemi Covid-19 di Indonesia yang hingga kini tak kunjung terkendali.

Usulan tersebut disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam, dr Andi Khomeini Takdir. Bahkan dr Andi yang juga seorang vaksinastor Istana Negara ini siap memberi masukan bila dibutuhkan.

"Saran: Pak Jokowi memimpin langsung upaya pengendalian wabah. Saya insyaallah bantu beri saran tiap jam for free, tapi worthed (sebagai) hadiah buat publik dan republik," jelas dr Andi dikutip dari akun Twitternya, Kamis (15/7).


Cuitan Konsultan Penyakit Dalam Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet itu lantas ditanggapi beragam warganet. Salah satu yang turut menanggapinya yakni aktvis Adamsyah Wahab atau Don Adam.

"Bismillah, stafsus," singkat Don Adam.

Selama ini, penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia memang ditangani oleh beberapa pihak berdasarkan tugas masing-masing. Seperti Satgas Penanganan Covid-19 nasional yang ditugaskan kepada Letjen Ganip Warsito sebagai ketua.

Kemudian Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto, hingga yang terbaru adalah Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang ditugasi sebagai Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Jawa-Bali.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya