Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD/Ist

Politik

Mahfud MD Asyik Nonton Ikatan Cinta, Relawan Covid-19: Ikatan Pandemi Baru Episode 2 Nih Pak

JUMAT, 16 JULI 2021 | 04:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Cerita kesibukan Menko Polhukam Mahfud MD yang diisi dengan menonton sinetron Ikatan Cinta di masa PPKM disorot publik.

Dibagikan dalam akun Twitternya, Mahfud MD mengaku asyik mengikuti cerita sinetron favorit kaum ibu itu.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," demikian tulisan Mahfud MD dikutip redaksi, Kamis (16/7).


Meski lebih banyak menyorot soal pemahaman hukum dalam sinetron tersebut, namun banyak pihak menilai apa yang disampaikan Mahfud kurang pas di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Salah satu yang menyoroti adalah akun relawan Covid-19, "LaporCovid19". Bernada sindiran, relawan yang sudah mengibarkan bendera putih karena tak bisa bantu warga cari rumah sakit lantaran tingginya kasus Covid-19 ini menyentil Mahfud soal episode sinetron yang ditonton.

"Sudah episode berapa Pak? Syukurlah, kalau di Indonesia baru episode 2 ikatan pandemi nih pak," sindir akun LaporCovid19.

Unggahan Mahfud ini juga sebelumnya mendapat kritikan dari politisi Tanah Air di Senayan, salah satunya anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon.

Menurutnya, aktivitas Mahfud dengan menonton sinetron menjadi wujud ketidaksesuaian peran dan fungsi menteri dalam penanganan Covid-19 karena tidak langsung dikendalikan Presiden Joko Widodo.

"Inilah kalau komando pengendalian Covid tidak langsung dipimpin presiden. Ada yang sibuk berjibaku di lapangan, ada yang asyik nonton sinetron Ikatan Cinta," kicau Fadli Zon membalas tulisan Mahfud MD.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya