Berita

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) membagikan sembako kepada masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri/Ist

Politik

Sembako Untuk Warga Isoman, KNPI Tegaskan Bukan Organisasi Yang Cuma Mengkritik

JUMAT, 16 JULI 2021 | 00:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kepedulian terhadap sesama di masa pandemi Covid-19 ditunjukkan Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI).

Kali ini, KNPI menggandeng Yayasan Sahabat Ryano membagi-bagikan paket sembako di beberapa lokasi di Jakarta kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri Covid-19.

"Kami menyalurkan bantuan di tiga lokasi berbeda, di antaranya di Masjid Baburrahman, Musholla Darussalaam Menteng Atas 300 paket. Sebagian lokasi tersebut merupakan warga yang sedang melakukan isolasi mandiri," kata Wakil Ketua Umum KNPI, Muhammad Ryano Pandjaitan kepada wartawan, Kamis (15/7).


Muhammad Ryano yang juga Ketua Yayasan Sahabat Ryano ini menjelaskan, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan di beberapa tempat, seperti di Kampung Babakan, Cipaku Bogor, Masjid At Taqwa Jakarta Pusat dan warga RT 15/17 Menteng Atas, serta Masjid Al Ishlah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Pemberian bantuan ini merupakan instruksi dari Ketua Umum KNPI, Haris Pertama untuk semua pengurus, baik di tingkat provinsi hingga ke ranting agar turun ke bawah membantu masyakarat kecil.

"Bahkan kita juga akan menggelar vaksinasi Covid secara gratis yang dimulai pada hari Jumat," tandasnya.

Di sisi lain, Ketum DPP KNPI Haris Pertama menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Pihaknya pun akan terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat di wilayah padat penduduk lainnya.

"Merekalah yang terdampak PPKM Darurat ini. KNPI bukan hanya kerja mengkritik pemerintah, tapi membantu pemerintah dengan aksi nyata seperti yang dilakukan hari ini" tutup Haris.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya