Berita

Vaksin bantuan luar negeri tiba di Indonesia/Net

Kesehatan

Dikirim Lagi 1,5 Juta, Total Vaksin Yang Diterima Indonesia Dari Amerika 4,5 Juta Dosis

KAMIS, 15 JULI 2021 | 21:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintah Amerika Serikat kembali mengirimkan 1,5 juta dosis vaksin Moderna ke Indonesia, usai mengirim 3 juta dosis vaksin serupa.

Dengan pengiriman tahap kedua ini, total vaksin yang diberikan Amerika ke Indonesia sebanyak 4.500.160 atau 4,5 juta dosis.

“Hari ini kita kembali menerima kedatangan vaksin Moderna tahap kedua sebesar 1.500.100 dosis. Ini merupakan dukungan kerja sama AS melalui jalur multilateral Covax Facility,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam konferensi virtual pada Kamis (15/7).


Selain dari Amerika, Retno menambahkan, Indonesia juga bakal menerima bantuan vaksin dari pemerintah Jepang yakni AstraZeneca sebanyak 1.162.840 dosis.

“Adapun total vaksin dukungan dose-sharing bilateral dari Jepang yang sudah diterima per hari ini adalah sebesar 2.161.240 dosis,” ucapnya.

Retno menjelaskan, hingga 15 Juli 2021, Indonesia telah mengamankan dan menerima 140.274.480 dosis vaksin. Sebanyak 115.500.280 dosis di antaranya dalam bentuk curah, sementara 24.774.200 lainnya berbentuk dosis vaksin jadi.

“Pemerintah, dalam hal ini Kemlu, Kemenkes, dan KemenBUMN serta instansi terkait lainnya akan terus bersinergi untuk memastikan kelancaran pasokan vaksin di Indonesia, baik secara bilateral maupun melalui jalur multilateral,” demikian Retno.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya