Berita

Politisi senior PDIP Effendi M.S. Simbolon/Net

Politik

PDIP: Tidak Penting Lagi Konferensi Pers Menteri Jika Hanya Bahas Prokes

KAMIS, 15 JULI 2021 | 20:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat lebih menantikan kerja nyata penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) daripada sekadar pernyataan retorik pejabat negara.

Politisi senior PDIP Effendi M.S. Simbolon tegas mengatakan konferensi pers menteri dan pejabat pemerintahan tidak lagi penting.

"Tidak usah konferensi pers lah atau virtual zoom atau apalah," kata Effendi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/7).


Menurutnya, semua menteri belakangan hanya pandai berteori dan memberikan imbauan pada masyarakat.

"Semuanya berteori saja 3M atau 5M, menteri apa saja ngomongnya sama kok jaga prokes atau apalah, nggak penting begitu lagi," ketusnya.

Lebih baik, kata dia, menteri dan pejabat pemerintah fokus membangun harapan masyarakat bahwa pemerintah bisa mengatasi pandemi.

Soal hasilnya, lanjut anggota DPR RI ini, biarkan rakyat yang menyaksikan tanpa perlu ada konferensi pers dari seorang pejabat.

"Saya sangat berharap pemimpin kita juga membawa hope, membawa harapan yang penuh dengan optimisme," pungkasnya.

Ddata Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Kamis (14/7), tambahan kasus positif hari ini naik hingga 56.757 orang. Angka tersebut lebih tinggi dari rekor terakhir yang tercatat Rabu kemarin (14/7) yang sebanyak 54.517 orang.

Pada bulan Juli ini sudah ada 11 kali pencatatan rekor kasus positif harian.

Akibat tambahan kasus terakhir hari ini, total kasus positif di Indonesia sudah mencapai 2.726.803 orang.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya