Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ahli: Waspada, Pasien Virus Corona Bisa Tertular Strain Lain Setelah Ia Sembuh

KAMIS, 15 JULI 2021 | 14:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasien virus corona yang telah sembuh biasanya memiliki antibodi selama enam bulan. Namun, setelah itu, ia bisa saja kembali tertular.

Ahli penyakit menular Rusia, Svetlana Ishchenko, mengatakan, bahkan mungkin si pasien itu bisa tertular oleh virus corona strain lain.

"Pasien virus corona yang sembuh biasanya mempertahankan antibodi selama sekitar enam bulan. Namun, virus corona terus bermutasi dan itu terjadi sehingga seseorang terlindungi dari satu strain tetapi dapat mengontrak yang lain segera setelah pemulihan," katanya, seperti dikutip dari Tass, Kamis (15/7).


Nampaknya terlihat ringan, tanpa gejala. Namun tidak memungkiri bahwa bahaya Covid-19 tetap ada. Terutam akarena sesuai perkembangannya, semakin sulit menentukan ciri-ciri infeksi.

"Covid-19 terus berubah sehingga sulit untuk mengikuti ciri-cirinya," kata dokter itu, mwnekankan agar semua orang tetap selalu wasapa.

Di Rusia sendiri kasus infeksi berulang tidak melebihi 1 persen.

Spesialis paru-paru Alexei Nikishenkov mengatakan, ada keyakinan di dalam masyarakat bahwa orang yang telah sembuh dari virus corona akan memiliki kekebalan yang lebi kuat terhadap virus. Mereka yakin tidak akan tertular lagi.

Padahal tidak benar-benar seperti itu, terutama bagi orang-orang yang mengalami gangguan kekebalan.

"Itu (infeksi berulang) bisa terjadi, misalnya, jika seseorang mengalami gangguan kekebalan. Itu juga bisa terjadi karena strain baru,” katanya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya