Berita

Tugu Yogyakarta/Net

Politik

Luhut: Yogyakarta Dulu Banyak Zona Hitam, Sekarang Mulai Merah Dan Masuk Kuning

KAMIS, 15 JULI 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koordinator PPKM Darurat, Luhut Binsar Panjaitan mengaku telah melakukan monitoring pergerakan manusia secara ketat lewat tiga indikator yakni Facebook Mobility, Google Traffic dan juga citra satelit dari NASA dan NOAA.

Pemantauan tiga indikator tersebut didapati bahwa indeks mobilitas gabungan dari periode PPKM Darurat dibandingkan baseline 24 Mei sampai 6 Juni 2021 untuk menganalisis pergerakan manusia dan hasilnya cukup membaik.

"Analisis tambahan dilakukan dengan menggunakan data Google Mobility. Jadi dari sini kita melihat apa yang harus kita lakukan. Apa mobilitas yang kita lihat cukup membaik saya kira," ucap Luhut dalam acara jumpa media secara daring, Kamis (15/7).


Dari pemantauan Google Traffic dan Facebook Mobility ada penurunan aktivitas masyarakat selama diberlakukannya PPKM Darurat ini yang tajam.

"Intensitas cahaya lampu di malam hari sudah menunjukkan turunnya aktivitas masyarakat di malam hari ini DI Yogyakarta. Google mobility juga demikian dan ini saya pikir memberikan indikasi semakin baik yang tadinya di Yogyakarta banyak hitamnya, sekarang mulai merah dan masuk di kuning. Itu yang kita mau," ucapnya.

Selain di Yogyakarta, hal serupa juga terjadi di wilayah Bali. Aktivitas masyarakat di malam hari cenderung menurun selama diberlakukannya PPKM Darurat.

"Begitu juga di Bali seperti ini," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya