Berita

Wasekjen DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon/Net

Politik

Kalau Covid-19 Terkendali, Tunjukkan Datanya Pada Negara Yang Larang Penerbangan Dari Indonesia

KAMIS, 15 JULI 2021 | 08:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Klaim Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bahwa penanganan Covid-19 terkendali, terus mendapat kritik tajam.

Wasekjen DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon bahkan meminta Menko Luhut menunjukkan data terkendali itu pada dunia internasional. Sehingga, negara-negara tersebut tidak melarang penerbangan dari Indonesia.

“Terkendali? Tunjukkan saja itu ke muka pemimpin negara yang melarang penerbangan dari Indonesia, bahkan mungkin ingin evakuasi rakyatnya dari Indonesia,” ujarnya, Rabu (14/7).


Jansen pun meminta agar gaya marah-marah pejabat pada rakyat sendiri mulai dikurangi. Terlebih, jika mereka adalah pejabat yang dipiliih oleh rakyat.

“Di sinilah pentingnya presiden memimpin ini di depan,” tuturnya.

Kembali ke soal klaim terkendali. Jansen meminta pemerintah untuk membuka mata. Bahwa rakyat terus bertumbangan setiap hari dan jumlah yang meninggal juga belum turun signifikan.

“Rumah sakit penuh sesak banyak tak tertampung, oksigen kurang, ratusan isoman wafat. Apalagi? pemakaman penuh, Indonesia sekarang juara Covid-19 di dunia. Apa ini namanya terkendali pak? Lihatlah fakta!” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya