Berita

Tokoh Konghucu, Js. Kristan/Net

Politik

Tokoh Konghucu Ajak Masyarakat Lawan Narasi Hoax Yang Berkembang Di Medsos

RABU, 14 JULI 2021 | 16:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Narasi hoax atau informasi bohong yang bertebaran di media sosial harus dilawan. Sebab narasi itu membahayakan kehidupan berbangsa karena berpotensi menimbulkan konflik.

Begitu kata tokoh Konghucu, Js. Kristan di acara sarasehan bertajuk "Membangun Persepsi Positif Terhadap Yang Berbeda Agam: Urgensi dan Tantangan Dalam Pembinaan Umat" yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Institut Leimena secara virtual pada Rabu (14/7).

Menurut Kristan, saat ini terjadi persoalan masyarakat Indonesia dengan gampang terjebak dengan narasi-narasi yang dikembangkan oleh para influencer di media sosial, apalagi kerap kali memakai simbol-simbol agama.


"Satu-satunya yang paling efektif hari ini, kita sebagai organisasi terus mengkampanyekan anti-hate speech," ujar Kristan seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (14/7).

Masyarakat pun, kata Kristan, harus betul-betul melakukan kroscek dengan baik terhadap informasi yang bertebaran di media sosial.

"Karena jebakan-jebakan Batman yang hari ini terus dikembangkan para produsen hoax itu betul-betul membahayakan. Ya kita harus tampil dan bertarung melawan orang-orang yang ingin selalu mengembangkan potensi konflik," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya