Berita

Ilustrasi beras/Net

Politik

Nasdem Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

RABU, 14 JULI 2021 | 16:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi IV DPR RI Charles Meikyansah optimistis ketersediaan beras nasional hingga akhir 2021 dalam kondisi aman dan bahkan mengalami surplus.

Charles meminta masyarakat untuk tidak khawatir apalagi panik, meski pandemi Covid-19 masih melanda dan saat ini tengah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Kami optimistis atas kerja Kementerian Pertanian (Kementan), yang bekerja sangat keras dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini. Kita tidak akan kekurangan beras," ungkap Kapoksi Komisi IV Fraksi Partai Nasdem itu, Rabu (14/7).


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Ditjen Tanaman Pangan, terang Charles, neraca musim tanam (MT) II tahun 2021 menunjukkan surplus beras nasional pada awal Juli sebesar 10,29 juta ton.

"Dengan produksi beras hingga akhir Desember yang ditargetkan mencapai 14,25 juta ton dan konsumsi rakyat Indonesia sebesar 14,91 juta ton, maka ketersedian beras nasional hingga akhir Desember 2021 kembali mengalami surplus, yakni sebesar 9,63 juta ton,” paparnya.

Legislator Dapil Jawa Timur IV ini menambahkan, dengan kondisi ketersediaan beras nasional seperti itu tentu harga beras di pasaran juga relatif stabil.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, apalagi sampai panik di masa pandemi Covid-19 dan PPKM ini. Ketersediaan beras dalam kondisi aman dan harga pun cenderung stabil,” urainya.

Kembali Charles mengapresiasi kinerja Kementan, termasuk juga Bulog di masa pandemi Covid-19 ini, yang terus memantau pendistribusian dan harga beras secara nasional di pasaran.

"Berkat jaringan distribusi yang sudah terbangun baik, harga beras tidak mengalami gejolak yang berarti,” tutupnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya