Berita

Analis komunikasi politik yang juga pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio/RMOL

Politik

Jokowi Sudah "Bapak Infrastruktur Indonesia", Saatnya Fokus Tangani Pandemi Covid-19

SELASA, 13 JULI 2021 | 18:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

The king of lip service adalah sebutan bernada kritik yang disematkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terhadap Presiden Joko Widodo.

Namun, hal berbeda disampaikan analis komunikasi politik yang juga pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Walikota Solo dan mantan Walikota Solo itu.

Bagi Hensat sapaan akrab Hendri Satrio, Jokowi lebih pas dijuluki Bapak Infrastruktur Indonesia.


Hensat tidak menutup mata bahwa Presiden Jokowi cukup terbukti soal janjinya ingin membangun infrastruktur di sejumlah tempat.

Hanya saja, dia sangat berharap di masa pandemi Covid-19 yang tidak kunjung tuntas ini, baiknya anggaran untuk pembangunan dan lain-lain harus difokuskan untuk penanganan Covid-19.

"Saya dari dulu sebetulnya percaya Pak Jokowi sampai hari ini, tapi saya bilang Pak Jokowi Bapak Infrastruktur Indonesia," ujar Hensat saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Keadaan Krisis dan Komunikasi Krisis", Selasa (13/7).

Menurut Hensat, Jokowi selaku petinggi negara harusnya memprioritaskan keselamatan nyawa rakyat Indonesia ketimbang hal-hal lain yang tidak menjadi skala prioritas penanganan pandemi Covid-19, agar Indonesia bisa melewati krisis.

"Kalau ini prioritas ayolah fokus dulu sini. Jangan ini sibuk bangun sana bangun sini, bangun ibukota negara, kereta cepat dan lain-lain dulu. Ini saatnya pemerintah untuk membuktikan bahwa pemerintah peduli sama nyawa rakyatnya," ucapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya