Berita

Banjir kembali melanda Aceh Jaya/Net

Nusantara

Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam 2 Desa Di Aceh Jaya

MINGGU, 11 JULI 2021 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hanya berselang beberapa hari, banjir kembali melanda beberapa wilayah di Aceh Jaya pada Sabtu (10/7).

Kali ini banjir melanda dua desa di Kecamatan Darul Hikmah, yakni Desa Lam Tengoh dan Panton Krueng. Banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut dan meluapnya Sungai Krung Masin.

Hasil pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Jaya di lapangan, sebanyak 61 unit rumah warga terdampak dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 20 hingga 70 sentimeter. Sebanyak 94 warga pun terdampak dari kejadian ini.


Selain melalukan kaji cepat di lokasi kejadian, petugas BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan penanggulangan saat dan pascabanjir.

Petugas juga melaporkan pada Sabtu pagi cuaca di lokasi masih hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan wilayah Provinsi Aceh masih berpotensi hujan sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan.

Melalui laman resmnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat di wilayah Sabang, Banda Aceh, Simeulue, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Lhoksemawe, Aceh Singkil dan sekitarnya pada Sabtu hingga Senin.

Dengan adanya peringatan dini cuaca buruk dari BMKG, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya