Berita

Pengamat penerbangan, Alvin Lie/Net

Politik

Alvin Lie: Negara Lain Sudah Tolak Kita, Kita Malah Buka Gerbang Lebar-lebar

SABTU, 10 JULI 2021 | 18:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta kembali mempertimbangkan untuk menutup gerbang internasional.

Pengamat penerbangan, Alvin Lie mengaku aneh, negara-negara lain sudah menolak WNI masuk, tapi Indonesia malah membuka gerbang lebar-lebar kepada warga asing.

"Negara lain tak ragu langsung menutup gerbangnya bagi penumpang dari RI. Sedangkan RI sendiri tetap buka gerbang lebar-lebar bagi penumpang internasional," ujar dia lewat akun @alvinlie21, Sabtu (10/7).


Dengan menyertakan tagar #TutupGerbangInternasional, Alvin Lie menyertakan dua pemberitaan yang menyebutkan dua negara menutup pintu gerbang kepada warga Indonesia.

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk sementara melarang kedatangan penduduk dari Indonesia terkait dengan lonjakan Covid-19 yang sedang terjadi di Tanah Air, Minggu (11/7).

Sama dengan UEA, Singapura juga menetapkan pembatasan bagi pendatang dari Indonesia mulai Senin (12/7). Alasannya sama, yaitu seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.

"Singapura pun not welcome siapa saja yang pernah ke Indonesia dalam 21 hari terakhir," ujar Alvin Lie.

Ditegaskan oleh mantan anggota Ombudsman RI itu, virus Covid-19 dibawa orang, tidak datang dengan sendirinya.

"Negara-negara lain menolak warga kita. Kita buka gerbang lebar-lebar bagi penumpang internasional. Ingat, virus Covid-19 masuk ke RI karena dibawa manusia. Bukan terbang atau berenang sendiri dari negara lain," ucap Alvin Lie.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya