Berita

Wapres RI Maruf Amin mendapat label The King of Silent dari BEM KM Unnes/Net

Politik

Predikat The King Of Silent Patut Dihargai, Maruf Amin Harus Segera Ambil Peran Sebagai Wapres

JUMAT, 09 JULI 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Presiden Maruf Amin disarankan segera mengambil peran sebagai orang nomor dua di Indonesia paska ada kritikan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes).

BM KM Unnes memberikan predikat Maruf Amin sebagai The King of Silent. Sebabnya, Maruf Amin dinilai tidak berbuat banyak di saat Indonesia menghadapi pandemi virus corona baru (Covid-19).

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, predikat yang telah diberikan oleh BEM KM Unnes pada Maruf Amin sudah sepatutnya dihargai.


Argumentasinya, apa yang telah disampaikan aktivis mahasiswa itu adalah bentuk kepedulian.
 
"Labeling itu sepatutnya dihargai, karena itu bagian dari kepedulian mahasiswa, Wapres hendaknya menjadikan label tersebut sebagai ‘energi pendorong’ untuk berbuat lebih aktif dan maksimal di posnya masing-masing," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/7).

Menurut Andi, apa yang telah disampaikan oleh BEM KM Unnes adalah hasil pembacaan atas realitas perilaku Wapres.

"Kedepan, Maruf harus mulai ambil peran dalam kedudukannya sebagai wakil  presiden. Wapres sepatutnya melakoni banyak bidang seperti antara lain bidang kesra," demikian kata Andi.

BEM KM Unnes menjuluki Wakil Presiden RI Maruf Amin sebagai "The King of Silent". BEM KM Unnes melakukan aksi digital melalui unggahan sosial media Instagram dalam rangka kritik terhadap rezim pemerintahan.

Mereka memandang Maruf Amin sebagai wakil Joko Widodo tidak berbuat banyak di tengah negara sedang menghadapi situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya