Berita

Diskusi virtual Bincang Sehat bertajuk "Virus Corona Bukan Halangan Gapai Cita-cita" pada Jumat, 9 Juli 2021/Repro

Kesehatan

Pentingnya Orangtua Berdamai Dengan Diri Sendiri Sebelum Memberi Dukungan Pada Anak

JUMAT, 09 JULI 2021 | 16:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Peran orangtua di tengah pandemi Covid-19 sangat penting bagi anak. Namun sebelum itu, orangtua harus berdamai dengan dirinya sendiri dan menerima keadaan.

Begitu pesan yang disampaikan oleh Co-Founder Yayasan Anak Sudarti Medan sekaligus Educator & Parenting Councellor dr. Diyah Purworini dalam diskusi virtual Bincang Sehat bertajuk "Virus Corona Bukan Halangan Gapai Cita-cita" pada Jumat (9/8).

Bagi dr. Diyah, mencari sisi positif di tengah pandemi bagi orangtua sangat penting. Sebelum memberikan dukungan pada anak yang harus tetap belajar dan berkegiatan di rumah, orangtua harus menerima keadaan.  


"Saya harus menerima keadaan, (pandemi) ini adalah tantangan," ujarnya.

Setelah bisa menerima keadaan dan berdamai dengan diri sendiri, ia mengatakan barulah orangtua dapat mencurahkan dukungan pada anak.

Senada dengan dr. Diyah, Editor in Chief Farah Magazine, Intansari Fitri mengakui pentingnya berdamai dengan diri sendiri.

"Kondisi ini membuat kita ups and downs. Pertama, fondasinya adalah berdamai dengan diri kita sendiri. Di satu sisi, kita memahami ada perubahan besar dan tidak terduga," ujarnya.

Mencoba Memahami Anak

Sesudah orangtua bisa berdamai dengan diri sendiri dan keadaan, tugas selanjutnya adalah memahami anak. Di tengah pandemi, dr Diyah mengatakan, orangtua perlu memahami emosi anak-anak.

"Kita lihat anak-anak tadinya happy bisa sekolah tata muka. Kemudian level stress mereka lebih dari sebelumnya. Jangan kita bebani dengan harus nilai segini," tuturnya.

Sebaliknya, ia mengatakan, orangtua dapat menghargai usaha anak-anak untuk belajar. Dengan begitu, orangtua tidak berorientasi pada hasil, melainkan proses.

Dalam hal ini, Intan juga melihat pentingnya mengenal karakter anak untuk mencari formula yang tepat dalam membimbing. Baginya, konsultasi dengan walikelas juga perlu dilakukan.

"Saya tahu (pandemi) ini akan berlangsung lama. Jadi saya cari formula. Ada anak yang nggak mau terbuka, ada yang cerita tanpa ditanya, ada yang cuek," terangnya.

Meski harus tetap tinggal di rumah, berusaha semaksimal mungkin harus dilakukan untuk menjaga mental anak.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya