Berita

Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Arief Poyuono: Tanpa "Imbalan", Kerjasama Dengan AS Lebih Jelas Dibanding China

JUMAT, 09 JULI 2021 | 15:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dinilai memiliki komitmen yang lebih jelas untuk membantu Indonesia jika dibandingkan China. Dengan perbandingan itu, bermitra dengan AS dianggap lebih baik oleh politisi Partai Gerindra Arief Poyuono.

Komentar itu dilontarkan Arief Poyuono ketika menanggapi pembicaraan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Dutabesar AS untuk Indonesia Sung Kim pada Kamis (8/7).

Dalam pembicaraan tersebut, Dubes Sung Kim menegaskan dukungan AS untuk vaksin Covid-19 bagi Indonesia, serta upaya meningkatkan neraca perdagangan kedua negara.


"Komitmen pemerintah Amerika Serikat untuk membantu Indonesia lebih jelas dan tidak perlu segala pakai klausul untuk memasukkan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia. Tidak seperti RRC yang mau bantu namun ada klausul mendapatkan privilege untuk memasukkan tenaga kerjanya di Indonesia," ujar Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/8).

Selain itu, ia mengatakan, AS sebagai sahabat lama Indonesia telah banyak berkontribusi mulai dari program bantuan pendidikan hingga demokratisasi. Tidak sebanding dengan China.

Untuk itu, ia berharap agar hubungan Indonesia dan AS dapat dipererat, terutama untuk kerjasama alutsisa.

"Harapan saya untuk kerjasama pembelian alutsista sebaiknya lebih bagus ke Amerika Serikat saja lah... Sudah saatnya kita lebih mempererat lagi membangun hubungan dengan Amerika Serikat," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya