Berita

Bakal calon Bupati Aceh Singkil, Nasran AB/Ist

Politik

Ragukan Integritas Dan Profesionalitas KIP Aceh, Balon Bupati Aceh Singkil Lapor Ke DKPP

JUMAT, 09 JULI 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal calon Bupati Aceh Singkil, Nasran AB, melaporkan Ketua, Wakil Ketua, dan seluruh anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Laporan ini terkait penetapan jadwal dan tahapan Pilkada Aceh 2022, juga soal penundaan jadwal dan tahapan Pilkada oleh KIP Aceh.

Nasran menilai tindakan KIP Aceh itu tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan berlaku. Hal ini juga menunjukkan lemahnya integritas dan profesionalitas dari KIP Aceh yang berakibat pada ketidakjelasan waktu pelaksanaan Pilkada Aceh.

"Klien saya bekerja untuk melakukan penggalangan di lapangan guna persiapan beliau maju sebagai calon Bupati Aceh Singkil. Namun tiba-tiba KIP Aceh menunda pelaksanaan Pilkada. Bahkan tidak ada kejelasan sampai kapan Pilkada akan ditunda," kata kuasa hukum Nasran, Imran Mahfudi, Kamis (8/7), dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Imran menambahkan, alasan ketiadaan anggaran yang sampaikan KIP Aceh untuk menunda Pilkada tidak masuk akal. Saat KIP Aceh menetapkan jadwal dan tahapan Pilkada pada 19 Januari 2021, APBA 2021 telah disahkan.

Pun saat KIP Aceh menunda Pilkada pada 2 April 2021, APBA juga tidak mengalami perubahan.

Hal ini, lanjut Imran, menunjukkan KIP hanya mencari-cari alasan. Bahkan tindakan ini memunculkan persepsi bahwa Pemerintah Aceh tidak mendukung pelaksanaan Pilkada.

Imran juga mengatakan, langkah yang diambil kliennya itu untuk mencari kejelasan waktu pelaksanaan Pilkada Aceh. Sehingga sebagai bakal calon bupati yang ikut dalam Pilkada nanti lebih mudah melakukan persiapan, dan tidak terkatung-katung seperti sekarang.

"Jadi harus diuji ada atau tidak kesalahan KIP Aceh dalam penetapan jadwal dan tahapan serta penundaan jadwal dan tahapan Pilkada. Jika yang dilakukan KIP Aceh benar, maka Pilkada harus dilanjutkan, demikian juga jika sebaliknya," tegas Imran.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya