Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Dalam analisisnya, para peneliti menemukan bahwa CoronaVac memiliki tingkat efektif untuk mencegah Covid-19 sebesar 66 persen di antara orang dewasa yang divaksinasi lengkap, dibandingkan 93 persen untuk suntikan yang dibuat oleh Pfizer dan mitranya BioNTech.
"Inokulasi yang tidak aktif, yang diberikan kepada lebih dari 10 juta orang Chili, sedikit kurang efektif dalam mencegah rawat inap dan kematian daripada vaksin mRNA, yang diberikan kepada kurang dari setengah juta orang," menurut penelitian yang diterbitkan Rabu di New England Journal of Kedokteran, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (8/7).
Populer
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36
Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58
Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33
Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12
Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45
Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
UPDATE
Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45
Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25
Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58
Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42
Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26
Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06
Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45
Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30
Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15
Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00