Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas/Net

Politik

Demokrat: "Failed Nation" Dari Ibas Adalah Wake Up Call Agar Pemerintah Hadir Secara Nyata

KAMIS, 08 JULI 2021 | 08:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas soal “failed nation” merupakan bagian dari wake up call bagi pemerintah.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K. Harman menjelaskan bahwa Ibas sebenarnya sedang memperingatkan pemerintah untuk bisa benar-benar fokus bekerja dalam menangani Covif-19.

Di satu sisi, pemerintah juga diminta hadir nyata untuk menyelamatkan rakyat dari varian baru Covid-19 yang berbahaya.


“Ini adalah wake up call agar pemerintah benar-benar fokus dan hadir secara nyata di tengah-tengah masyarakat untuk selamatkan mereka dari ancaman Covid varian delta yang mematikan,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Kamis (8/7).

Lewat sebuah poster dari Fraksi Demorat DPR RI, Ibas mengingatkan pemerintah soal penanganan Corona. Ibas mempertanyakan kapan Indonesia akan bebas dari ganasnya pandemi corona.

"Covid-19 makin 'mengganas'. Keluarga, sahabat dan di lingkungan kita banyak yang terpapar bahkan meninggal dunia. Sampai kapan bangsa kita akan terus begini?" ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ingin negara hadir menyelamatkan nyawa masyarakat. Dia tidak ingin Indonesia sampai disebut 'bangsa gagal' atau 'failed nation'.

"Jangan sampai negara kita disebut sebagai 'failed nation' akibat ketidakmampuan negara selamatkan rakyatnya," ujarnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya