Berita

Polisi saat membuat pos penyekatan/RMOLJakarta

Presisi

Hari Keempat PPKM Darurat, Mobilitas Kendaraan Di Jakarta Menurun Drastis

KAMIS, 08 JULI 2021 | 00:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Memasuki hari keempat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, mobilitas penduduk di pos-pos penyekatan menurun drastis.

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat meninjau pos penyekatan Lampiri, Jakarta Timur, Rabu (7/7).

"Teman-teman bisa lihat di google mobile indeks harian, untuk wilayah Jakarta dari hari pertama PPKM darurat itu terjadi penurunan mobilitas masyarakat," ucap Fadil seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (7/7).


Fadil menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan mobilitas itu karena adanya evaluasi yang terus dilakukan jajaran Polri, TNI dan Pemprov DKI.

Evaluasi di antaranya berupa penambahan pos penyekatan.

Dijelaskan Mantan Kapolda Jatim itu, awalnya ada 63 titik pos penyekatan yang tersebar di Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang. Jumlah itu kemudian ditambah menjadi 72 titik.

"Itu tidak lain karena kita terus melakukan evaluasi di bawah koordinasi Gubernur, kami, dan Pangdam Jaya dan jajaran berhasil mengurai kemacetan," kata Fadil.

Selain penambahan pos penyekatan, tambah Fadil, pihaknya juga melakukan sejumlah rekayasa seperti memberikan jalur khusus motor dan mobil pekerja sektor esensial-kritikal, serta kendaraan darurat.

"Pembagian jalur, kemudian rekayasa yang lain seperti rambu, penambahan titik penyekatan di hulu, itu berhasil mengurangi volume kendaraan di titik penyekatan," terang mantan Kapolda Jawa Timur.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya