Berita

Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo/RMOL

Politik

Peta Pilpres 2024, PARA Syndicate: Ganjar Juara Kepala Daerah, Sri Mulyani Perkasa Di Pejabat Pemerintah

RABU, 07 JULI 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah nama beken kembali masuk sebagai tokoh potensial bakal calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pemilu 2024 mendatang.

Seperti dalam riset PARA Syndicate yang merangkum Capres dan Cawapres dengan membagi ke dalam empat klaster, yakni klaster kepala daerah, pimpinan partai, pejabat pemerintah, dan tokoh independen.

"Pada klaster kepala daerah ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa," ujar Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo dalam webinar bertajuk 'Top 10 Bakal Capres 2024: Future Man vs Yesterday Man' pada Rabu (7/7).


Sementara itu, untuk klaster pimpinan partai, ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Untuk klaster pejabat pemerintah, ada Meneku Sri Mulyani, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, KASAD Jenderal Andika Perkasa dan Meneg BUMN Erick Thohir.

"Lalu, untuk klaster tokoh independen ini siapa? Belum muncul. Sebetulnya, makin banyak figur ya makin ideal kontestasi," demikian Ari Nurcahyo.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh PARA Syndicate, antara lain Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti, dan Direktur Eksekutif SULINDO Wempy Hadir.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya