Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

PPKM Mikro Ketat Di Luar Jawa Bisa Naik Jadi PPKM Darurat Jika Faskes Terbatas

RABU, 07 JULI 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 43 kabupaten/kota di luar wilayah Jawa-Bali yang berisiko tinggi tengah dipantau serius oleh pemerintah. Posisi daerah tersebut akan dinaikkan menjadi PPKM Mikro Ketat ke PPKM Darurat jika fasilitas kesehatan (faskes) terbatas.

Begitu jelas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers yang digelar Rabu (7/7). Menurutnya, keputusan untuk menaikkan status itu juga didasarkan pada arahan langsung Presiden Joko Widodo.

"Kita akan memonitor sesuai kriteria yang ada seperti di Jawa. Kita akan tarik menjadi darurat karena tingkat persentasi ketersediaan rumah sakit yang terbatas dan angkanya naiknya sangat signifikan, dalam bentuk jumlah," tegasnya.


Sebanyak 10 gubernur telah diundang oleh Airlangga untuk membicarakan langkah-langkah pengendalian Covid-19. Sedianya sebanyak 17 gubernur, bupati, dan walikota juga akan kembali dipanggil dalam waktu dekat.

PPKM Mikro Ketat telah diterapkan pemerintah untuk kabupaten/kota yang berada di level 4. Pemerintah mewajibkan perusahaan melakukan work from home 75 persen. Tamu di restoran yang datang di atas pukul 17.00 WIB tidak boleh makan di tempat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya