Berita

Almarhum Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Adhie Massardi: Rachmawati Dikenang Karena Gagasan Kemanusiaan, Bukan Karena Kekuasaan

RABU, 07 JULI 2021 | 05:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rasa kehilangan tokoh bangsa Rachmawati Soekarnoputri masih terus berdatangan dari berbagai kalangan.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie M. Massardi mengatakan bahwa seorang tokoh besar tercermin dari setiap gagasan yang bermuara pada peningkatan harkat dan masrtabat kemanusiaan.

Kata Adhie, tokoh besar bukan karena besarnya kekuasaan di tangannya atau partai politik yang dipimpinnya.

Seraya mengomentari berita soal dikenangnya Rachmawati hingga di Filiphina yang diunggah Kantor Berita Politik RMOL, Adhie menyebutkan bahwa putri sang prokalamator itu memiliki gagasan besar bagi kemanusiaan.

"Bu Rachmawati memiliki gagasan besar untuk kemanusiaan dan gaungnya sampai ke mana-mana, juga ke Filipina," demikian cuitan mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Selasa malam (6/7).

Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia, Sabtu pagi (3/7).

Rachmawati menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Putri Bung Karno itu adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Saat Susilo menjabat Presiden, Rachmawati menjabat sebagai Dewan pertimbangan Presiden pada tahun 2007-2009.

Ucapan duka atas kehilangan tokoh seperti Rachmawati mengalir dari berbagai komunitas pendukung perdamaian Korea, antara lain dari Filipina, Turki, Pakistan, Nepal, Korea Utara, Selandia Baru, dan Australia.

Secara khusus, pada Minggu 94/7), Masyarakat Solidaritas dan Persahabatan Filipina-Korea (MSPFK) menggelar pertemuan untuk mengenang perjuangan Rachma. Di dalam pertemuan itu, mereka mengheningkan cipta selama satu menit.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Gatot Nurmantyo Perlihatkan Indikasi PKI Telah Menyusup ke Tubuh TNI

Minggu, 26 September 2021 | 22:33

UPDATE

Adhie Massardi ke Luhut: Jangan Bikin Malu Gus Dur!

Selasa, 28 September 2021 | 13:22

PPP Tidak Setuju Pemerintah Usulkan Pemilu Serentak Digelar 15 Mei 2024

Selasa, 28 September 2021 | 13:16

Ketua DPRD DKI Tetap Lanjutkan Rapat Paripurna Walau Tidak Kuorum

Selasa, 28 September 2021 | 13:10

Kesal Karena Dipaksa Ikut, Warga Abdya Bubarkan Vaksinasi Covid-19

Selasa, 28 September 2021 | 13:01

Nikmati Libur, Vladimir Putin Dekati Sarang Beruang di Belantara Siberia

Selasa, 28 September 2021 | 12:59

Menko Airlangga Persilakan Liga 2 Gelar Pertandingan di Luar Jawa

Selasa, 28 September 2021 | 12:54

Dubes Afghanistan dari Pemerintahan Ghani Batal Bicara di PBB, Diancam Taliban?

Selasa, 28 September 2021 | 12:52

Angka Kemiskinan Meningkat, Wajar Kepuasan Masyarakat pada Jokowi Terus Menurun

Selasa, 28 September 2021 | 12:44

Taliban Larang Tukang Cukur Potong Janggut, Mereka yang Melanggar Dikenai Hukuman

Selasa, 28 September 2021 | 12:42

Pemerintah Usul Pemilu Mei 2024, Komisi II FPKS: Opsi Februari Lebih Berkualitas

Selasa, 28 September 2021 | 12:37

Selengkapnya