Berita

Ilustrasi aparat keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjaga kepatuhan protokol kesehatan masyarakat di jalan raya di wilayah DKI Jakarta/Net

Politik

Nasdem: Kalau Masih Ada Warga Yang Ngeyel Perlu Disentil Agar Jera

SELASA, 06 JULI 2021 | 22:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Law enforcement pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali diharapkan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Eva Yuliana, bisa berjalan efektif di lapangan.

Eva berharap, Polri dan TNI mampu menegakkan aturan PPKM Darurat Covid-19 yang tertuang di dalam Inmendagri 15/2021, dan menjadi enforcer utama agar masyarakat patuh terhadap aturan.

"Selain penegakan aturan, kepolisian juga perlu terus-menerus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai penerapan dan pelaksanaan PPKM Darurat," ujar Eva dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/7).


Menurutnya, salah satu bentuk penegakan aturan bisa dilakukan aparat dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mencakup batasan-batasan yang perlu dipatuhi dan tujuan bersama yang ingin dicapai dengan pemberlakukan PPKM Darurat.

"Prinsipnya, kepolisian dan petugas dari Satgas Covid mesti bisa menjadi sahabat bagi rakyat dalam menghadapi pandemi ini," imbuhnya.  

Akan tetapi, jika dalam prosesnya nanti masih ada masyarakat yanng bersikukuh melanggar aturan, maka Eva meminta agar aparat bisa memberikan sanksi tegas.

"Namun, bila masih ada warga yang 'angel tuturane' atau 'ngeyel' atau sudah memahahi aturan tapi abai, maka perlu diberi sanksi. Perlu di sentil agar ada efek jera,” katanya.

Lebih lanjut, Eva juga meminta kepada kepolisian agar menegur kepala daerah yang masih abai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah mengenai pelaksanaan PPKM Darurat.

Karena, pemerintah pusat telah memberikan wewenang kepada kepolisian untuk menegur kepala daerah, baik itu gubernur, bupati, walikota yang tidak mengindahkan aturan tentang PPKM Darurat.

"Ketentuan tentang kewenangan kepolisian dikuatkan oleh instruksi dari Kemendagri, terutama kepala-kepala daerah yang berada di zona merah di area Jawa dan Bali,” katanya.

Secara khusus Eva menekankan soal penimbunan obat-obatan dan oksigen medis yang mengakibatkan ketersediaan kelangkaan, sehingga harga di pasaran naik.

"Kemenkes sudah menerbitkan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beberapa jenis obat untuk Covid-19. Jadi kepolisian wajib menindak jika ada apotik yang menjual menaikkan harga sampai di atas ketentuan harga eceran tertinggi,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya