Berita

Kepala DKK Kota Semarang, M, Abdul Hakam/RMOLJateng

Kesehatan

Kirim Sampel Ke UGM, Dinkes Duga Covid-19 Varian Delta Sudah Masuk Semarang

SELASA, 06 JULI 2021 | 18:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tingginya kasus Covid-19 di Kota Semarang disinyalir terjadi karena varian delta telah masuk ke kota berjuluk Kota Atlas ini.

Dinas Kesehatan Kota Semarang (DKK) pun telah mengirim beberapa sampel kasus Covid-19 untuk dilakukan uji penelitian di laboratorium Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kepala DKK Kota Semarang, M. Abdul Hakam mengatakan, sejak satu bulan lalu pihaknya mengirimkan lebih dari 10 sampel ke laboratorium di UGM Yogyakarta.


"Menurut saya varian delta ini sudah masuk Semarang karena kalau kita lihat grafik beberapa minggu terakhir, peningkatannya sangat tajam sekali," kata Hakam diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (6/7).

Dugaan masuknya varian delta belum bisa dipastikan karena sampel yang dikirim belum selesai diteliti. Namun jika melihat kecepatan peningkatan kasusnya, pihaknya mengira varian tersebut sudah masuk ke Kota Semarang.

"Dari peningkatan yang tajam ini sepertinya sudah menunjukkan mutasi genetik ke arah delta, tapi kita belum ada bukti," urai Hakam.

Terlepas dari apapun jenis virusnya, ia mengingatkan bahwa protokol kesehatan dan vaksinasi masih menjadi kunci utama untuk melindungi masyarakat dari jangkitan virus.

Bahkan pihaknya meyakini vaksin yang digunakan saat ini terbilang masih sensitif dengan varian delta sekali pun. Karena vaksin tersebut terbuat dari virus utuh yang dilemahkan, bukan bagian luar atau mutasi virus.

"Mau bicara varian delta, gamma dan sebagainya, prinsipnya varian ini masih sensitif dengan vaksinasi, terutama vaksin yang bentuknya whole," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya