Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Setiap Tahun 3.600 Anak Terpapar Rotavirus, Dewan Kesehatan Belanda Sarankan Wajib Vaksin Pada Bayi Baru Lahir

SELASA, 06 JULI 2021 | 16:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dewan Kesehatan Belanda telah mengeluarkan anjuran agar semua bayi baru lahir di negara itu untuk melakukan vaksinasi rotavirus.

Rotavirus adalah sebuah penyakit yang bisa menyebabkan diare dan dalam kasus yang serius dapat menyebabkan dehidrasi dan kegagalan organ.

"Vaksinasi terhadap virus harus dimasukkan dalam Program Vaksinasi Nasional," kata Dewan Kesehatan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari NL Times, Selasa (6/7).


Dewan mengatakan, anak-anak enam bulan ke atas dapat menerima vaksin oral.

Menanggapi saran tersebut, para dokter anak telah meminta anak-anak untuk divaksinasi, tujuannya untuk mengurangi tekanan yang dialami sistem perawatan kesehatan yang telah dibebani oleh pandemi.

Setiap tahun, rata-rata 3.600 anak dirawat di rumah sakit dengan penyakit rotavirus. Hampir semua anak di bawah usia lima tahun tertular virus tersebut. Dalam kebanyakan kasus, anak-anak hanya menjadi sakit ringan. Meskipun demikian, beberapa anak masih meninggal setiap tahun karena virus tersebut.

Kontaminasi terjadi ketika virus tertelan mulut melalui kontak dengan orang atau benda yang terinfeksi. Gejala biasanya muncul dua hari setelah infeksi dan dapat berupa demam, mual, muntah, dan diare.

Secara khusus, anak-anak yang lahir prematur, dengan berat badan lahir rendah, atau dengan penyakit jantung bawaan, dapat menjadi sakit parah.

Pada 2017, Dewan Kesehatan Belanda telah merekomendasikan anak-anak dari kelompok berisiko untuk diimunisasi dengan vaksin rotavirus.

Alasan mengapa vaksin belum masuk dalam Program Vaksinasi Nasional adalah karena mahalnya harga obat tersebut. Dalam himbauan Kementerian Kesehatan, Dewan Kesehatan menyatakan bahwa harga vaksin harus turun agar lebih terjangkau.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya