Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Kesehatan

Presiden Jokowi: Saat Ini Tak Ada Tempat Paling Baik Selain Di Rumah

SENIN, 05 JULI 2021 | 12:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Disaat laju penularan Covid-19 yang kian mengkawatirkan ini, ditambah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Presiden Joko Widodo menganjurkan agar masyarakat tetap berada di rumah.

Jokowi menegaskan bahwa tidak ada tempat yang terbaik saat ini selain di rumah.

"Selamat pagi. Tak ada tempat yang lebih baik saat ini selain di rumah saja dan menjauhi kerumunan. Dengan belajar dan bekerja di rumah, Anda telah melindungi diri, keluarga, dan lingkungan, juga membantu para tenaga kesehatan yang tengah berjuang di ruang-ruang perawatan rumah sakit menangani pasien Covid-19," kata Jokowi pada akun Instagramnya, Senin (5/7).


Dalam unggahannya, Jokowi turut menyertakan foto animasi seorang perempuan tengah menggunakan masker dan mencuci tangan. Terselip juga botol vaksin yang kini sedang gencar dilakukan pemerintah ke seluruh penjuru negeri.

"Dengan persatuan dan gotong-royong, kita akan melalui masa-masa sulit ini bersama-sama," kata dia.

Dihari ketiga penerapan PPKM Darurat atau Senin pertama justru terjadi kemacetan di tol dalam kota. Pada hari kerja ini, kemacetan parah sepanjang tujuh kilometer terjadi dari Kuningan arah Semanggi, pada Senin pagi (5/7).

Kasat PJR Polda Metro Jaya Kompol Sutikno menjelaskan, kemacetan diakibatkan adanya screening terhadap pengendara yang ingin memasuki wilayah DKI Jakarta.

"Kemacetan itu disebabkan karena memang ruas untuk di Tegal Parang termasuk di depan Polda itu dilakukan penutupan. Jadi untuk lalu lintas dalam tol dari timur arah barat itu bisa keluar di depan DPR/MPR. Namun keluar DPR/MPR juga dilakukan pemeriksaan oleh anggota saya kira-kira orang yang melintas itu masuk dari sektor esensial atau kritikal," kata Kompol Sutikno kepada wartawan di Jakarta.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya