Berita

Salinan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat/Net

Dunia

Salinan Deklarasi Kemerdekaan AS Yang Bersejarah Ditemukan Di Loteng, Lalu Dilelang Seharga Rp 64 Miliar

MINGGU, 04 JULI 2021 | 06:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Salinan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) yang bersejarah telah dilelang dengan harga 4,42 juta dolar AS atau setara dengan Rp 64 miliar (Rp 14.400/dolar AS).

Dokumen bersejarah tersebut merupakan salah satu dari sedikit salinan langka Deklarasi Kemerdekaan AS yang dibuat pada 4 Juli 1776 di Philadelphia, Pennsylvania.

Setelah sekitar 180 tahun, salah satu salinan itu ditemukan oleh Cathy Marsden, pakar manuskrip dari Lyon & Turnbull, dari sebuah loteng rumah di Skotlandia.


"Saya sedang melihat-lihat tumpukan kertas yang dibawa turun dari loteng, di antaranya adalah dokumen yang terlipat," kisahnya.

Setelah melakukan penelitian, Marsden mengatakan, pihaknya mengonfirmasi bahwa dokumen itu adalah salah satu dari 201 salinan yang dibuat oleh William Stone.

Sejauh ini, hanya ada 48 salinan yang diketahui masih ada. Namun hanya ada enam salinan yang ada di tangan swasta.

Seperti dikutip BBC, salinan itu kemudian dijual di Rumah Lelang Freeman dengan harga fantastis.

Setelah ditelusuri, itu adalah satu dari dua salinan yang diberikan kepada seorang jutawan sekaligus senator AS pertama dari Maryland, Charles Carroll dari Carrollton pada 1824.

Carroll diketahui merupakan pendukung kemerdekaan 13 koloni dari Inggris yang menjadi cikal bakal negara Amerika Serikat. Ia menjadi salah satu di antara 56 penandatangan deklarasi tersebut. Ia meninggal pada 1832 di usia 96 tahun.

Sebelumnya, kedua salinan itu diberikan Carroll kepada cucu menantunya yang seorang diplomat dan pengusaha Skotlandia-Kanada, John MacTavish. MacTavish yang menjabat sebagai Konsul Inggris untuk Maryland menikahi cucu pertama Carroll, Emily Caton.

Satu dari dua salinan itu kemudian diberikan MacTavish kepada Maryland Historical Society. ia juga menyalin tanda tangan dan tulisan Carroll dari salinan itu ke salinan kedua, sembari menambahkan catatan sendiri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya