Berita

Ekonom senior, Faisal Basri/Net

Politik

Faisal Basri: Ungovernable Government, Pemerintah Bilang Tabung Oksigen Cukup Tapi Rumah Sakit Teriak Kehabisan

MINGGU, 04 JULI 2021 | 06:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lonjakan Covid-19 di tanah air semakin mengkhawatirkan. Selain rekor kasus corona yang hampir terjadi setiap hari mencatatkan, kondisi rumah sakit juga memprihatinkan.

Ekonom senior, Faisal Basri menggambarkan apa yang terjadi di Indonesia seperti ungovernable government atau pemerintahan yang tidak terkendali.

Salah satu yang menjadi sorotan Faisal Basri adalah kelangkaan tabung oksigen di rumah sakit. Di mana pemerintah mengklaim cukup sementara rumah sakit menjerit kehabisan.


“Pemerintah bilang tabung oksigen cukup, tapi kian banyak rumah sakit teriak kehabisan tabung oksigen,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (4/7).

Di satu sisi, Faisal Basri juga menyoroti pernyataan pemerintah yang terus mengklaim bahwa uang negara masih banyak, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Tapi di satu sisi, Faisal Basri merasa aneh karena klaim itu bertolak belakang dengan tunggakan pemerintah pada rumah sakit dan tenaga kesehatan.

“Pemerintah bilang uang cukup, tapi nunggak pembayaran rumah sakit dan insentif tenaga kesehatan yang bertarung nyawa demi menyelamatkan pasien covid,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya