Berita

Tenaga Kesehatan di Kota Tangsel sedang melakukan vaksinasi/RMOLBanten

Nusantara

Nakes Harus Kerja Keras Penuhi Target Vaksinasi 15 Ribu Per Hari, Walikota Tangsel Minta Maaf

MINGGU, 04 JULI 2021 | 04:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tenaga kesehatan (Nakes) di Tangerang Selatan akan bekerja ekstra keras untuk membantu Pemkot Tangsel memenuhi target vaksinasi 15 ribu jiwa per hari.

Target itu dicanangkan sesuai dengan permintaan Pemerintah Pusat, dimana wilayah Tangsel yang masuk level 4 darurat Covid-19 dan melaksanakan PPKM Darurat, harus memvaksinasi 70 persen dari jumlah penduduk di wilayah Tangsel paling lambat akhir Agustus 2021.

Meski demikian, Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengakui target itu belum tercapai di hari pertama PPKM Darurat.


"Vaksin sekarang, kita pelaksanaan vaksin belum maksimal. Baru di setiap puskesmas pelayanan vaksinasi hari ini, tapi itupun dari target satu puskesmas 200 kita belum maksimal, saya masih menunggu laporan," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Sabtu (3/7).

Benyamin juga mengaku pelaksanaan vaksinasi sudah terbantu dengan kelompok masyarakat. Meski, hasil yang didapat belum memenuhi target vaksinasi.

"Tapi menurut informasi dari target satu puskesmas 200, ada 29 puskesmas rasanya belum tercapai sebanyak 6.000. Informasi sementara baru tercapai 4.000 itu pun sudah didukung oleh kelompok masyarakat lain misal Kadin kerjasama dengan pengusaha di Taman Tekno. Tapi memang hari pertama ini kita masih konsolidasi," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Guna mencapai target, Benyamin meminta maaf kepada tenaga kesehatan yang harus bekerja ekstra keras di hari berikutnya untuk memenuhi target vaksinasi.

"Maka target hari ini mejadi beban hari berikutnya. Kami akan konsolidasi tenaga kesehatan dulu. Saya mohon maaf buat tenaga kesehatan (karena) akan kerja keras lagi hari Senin pekan depan, karena besok (hari ini, red) pun saya pikir pelaksanaan vaksinasi belum maksimal," tandas Benyamin.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya