Berita

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito (baju putih memakai rompi) saat meninjau persiapan Rusun Pasar Rumput sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 di Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu, 3 Juli/Repro

Kesehatan

Pekan Depan Rusun Pasar Rumput Dioperasikan Sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

SABTU, 03 JULI 2021 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keterbatasan tempat isolasi pasien positif Covid-19 ditindaklanjuti pemerintah, melalui Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) dan stakeholder terkait, dengan mengubah fungsi rumah susun (Rusun).

Salah satu rusun di Jakarta yang akakn disulap menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 adalah Rusun Pasar Rumput, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Letkol TNI Drg. M Arifin selaku Komandan Lapangan RS Wisma Atlet mengatakan, pihaknya menargetkan agar persiapan Rusun Pasar Rumput dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu.


Target itu ditetapkan atas dasar pertambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta masih terus terjadi dan naik signifikan.

"Paling lama satu minggu harus sudah beroperasi. Karena urgent,” jelas Letkol TNI Drg. M Arifin, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (3/7).

Sementara itu, menurut data yang dihimpun hingga Sabtu (3/7), Kedeputian Logistik dan Peralatan BNPB telah mengirimkan sejumlah peralatan meliputi 375 unit ranjang, 2 ribu bantal, 786 kasur, 130 sprei, 130 sarung bantal dan 150 kasur dari dunia usaha.

Beberapa peralatan lainnya akan dikirimkan secara bertahap sebagaimana arahan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, guna memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana Rusun Pasar Rumput sesuai standar yang telah ditetapkan untuk isolasi mandiri terpusat.

“Gantungan baju, handuk, gayung, ember, lemari pakaian harus disiapkan juga,” jelas Ganip yang juga selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19," terangnya.

Dalam hal ini, kapasitas yang disediakan untuk tempat isolasi di Rusun Pasar Rumput sementara ada sebanyak 698 hunian yang masing-masing akan diisi tiga tempat tidur.

Adapun persiapan tersebut melibatkan beberapa unsur mulai dari BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Pasar Jaya DKI Jakarta dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya